Memandang Islam dari Gereja

Memandang Islam dari Gereja. Musuh-musuh Islam tidak akan pernah senang terhadap Islam dan umatnya sudah menjadi sunnatullah di muka bumi ini. 

Sebuah gereja di wilayah barat laut kota Gainesville Amerika Serikat, memasang papan tanda di depan gereja dengan tulisan berwarna merah berbunyi "Islam is of The Devil" (Islam adalah Setan) sebagai bagian dari ungkapan ke 'rejiliusan' dari kepercayaan jemaat gereja tersebut dan yang lebih parahnya lagi, papan yang berisi tulisan yang menghina Islam itu, mereka anggap sebagai pesan dari sebuah tindakan yang luar biasa atas nama cinta.

Beberapa masyarakat yang tinggal didekat gereja tersebut sebenarnya merasa gerah dan risih membaca papan di depan gereja karena telah menimbulkan protes dan aksi vandalisme balasan terhadap gereja.

"Ungkapan ini bagian dari cara kami mengatakan bahwa hanya ada satu jalan, dan tentunya itu adalah jalan kekristenan. Hal ini memberikan penjelasan kepada masyarakat, bagaimana jalan yang benar dan jalan yang benar adalah Yesus dan hanya Yesus," kata pastor senior Terry Jones. "Kami rasa papan tanda yang ada di depan gereja kami adalah sebuah tindakan untuk memberikan masyarakat kesempatan untuk memilih."

Namun pastor Terry Jones mengakui bahwa tidak semua orang menerima papan tanda tersebut.

Gereja telah menerima lebih dari 100 panggilan dalam 24 jam berkaitan dengan papan tanda yang menghina Islam itu, kata Jones menambahkan. Dan dia melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang positif.

Sejak papan tanda yang berisi kata-kata menghina Islam itu dipasang, telah beberapa kali papan itu dicopot oleh orang yang tidak dikenal, namun pihak gereja kembali memasangnya.

Pastor Terry Jones mengatakan bahwa tindakan vandalisme yang mencopot papan tanda yang berada di depan gereja akan dilaporkan ke polisi dan dia juga mengatakan bahwa pihak mereka (gereja) tidak ada rencana untuk menghapus ataupun merubah serta mencopot papan tersebut.

"Kami sebenarnya memasang papan tanda itu sebagai bagian dari peringatan atas pertumbuhan Islam yang besar saat ini. Islam adalah agama yang keras dan menindas serta tidak ada kaitannya dengan kebenaran Injil," ujar Jones. "Kami akan terus mencoba menyampaikan pesan bahwa Yerus Kristus adalah satu-satunya jalan keselamatan."

Pada waktu yang akan datang, gereja mungkin akan merubah pesan yang terdapat dalam papan tanda dengan pesan-pesan keyakinan gereja terhadap perkawinan sejenis atau soal aborsi, kata pastor Jones. Gereja juga menyampaikan pesan-pesan yang diposting di situs berbagi video YouTube, ujarnya.

ooOoo

Masjid-Masjid di Inggris Jadi Target Aksi Teror

Departemen anti-teroris kepolisian Inggris mengklaim berhasil menggagalkan rencana aksi teror ke masjid-masjid yang akan dilakukan oleh kelompok ekstrimis kanan-jauh. Kepala polisi West Yorkshire, Norman Bettison mengatakan pihaknya sudah menangkap sekitar 32 orang dalam operasi yang dilakukan selama enam minggu di 20 lokasi. 

Dalam operasi tersebut, tim Bettison menyita sejumlah persenjataan seperti peluncur roket, granat, bom dan senjata api yang diduga akan digunakan untuk melakukan aksi anarkis ke masjid-masjid. Penyitaan senjata ini menjadi penyitaan senjata terbesar di Inggris setelah peristiwa pemboman yang dilakukan kelompok IRA di awal tahun 1990-an.

Selain senjata, polisi anti-teror juga menemukan sejumlah kartu anggota British National Party (BNP) dan dokumen-dokumen lainnya. Menurut Bettison, operasi penangkapan dilakukan setelah para detektif menemukan sejumlah peta dan dokumen-dokumen yang berisi rencana yang akan dilakukan ke sejumlah masjid dari rumah sejumlah anggota partai tersebut. Jumlah masjid di Inggris saat ini sekitar 1.600 masjid yang melayani kurang lebih dua juta Muslim di negeri itu.

Bettison mengatakan, beberapa orang yang ditangkap sudah dikenakan tuduhan dan kemungkinan masih akan dilakukan penangkapan lagi. Para pejabat kepolisian Inggris lainnya menyatakan bahwa kasus ini menyangkut sebuah skema yang besar yang jangkauannya berada di luar teritorial mereka, karena beberapa orang yang terlibat dari rencana itu ditangkap di Eropa, Selandia Baru dan Australia. Orang-orang ini, kata Bettison, saling berkomunikasi lewat internet.

Lebih lanjut, Bettison mengatakan, terbongkarnya rencana teror ke masjid-masjid menunjukkan bahwa Al-Qaida bukan satu-satunya ancaman terorisme, tapi ancaman itu juga datang dari kelompok sayap kiri, kelompok kanan-jauh dan kelompok supremasi kulit putih yang banyak tersebar di benua Eropa.

Di Inggris, kelompok kanan-jauh seperti BNP dikenal sebagai kelompok anti-Muslim dan imigran. Bersama kelompok kiri lainnya, BNP mendapat dukungan suara cukup siginifikan dalam pemilu parlemen Eropa bulan Juni lalu. [ eramuslim.com ]
- READ MORE -

Islam bagi kami hanya Islam bukan Islam Nusantara

PERNYATAAN JUTAAN PERANTAU MINANGKABAU DISELURUH DUNIA
"Islam bagi kami hanya Islam bukan Islam Nusantara."
Surat untuk Bp-Bp yg ingin datang ke Ranah Minangkabau untuk membujuk masyarakat Minang agar menerima Islam Nusantara.
(Kami mohon maaf kpd sdr kami diseluruh pelosok tanah air....kami terpaksa berkata Minang.... hanya untuk mempertajam tuntutan bahwa Islam Nusantara tidak diperlukan ummat manusia dan supaya pencipta serta pendukung Islam Nusantara SADAR sebelum nasi jadi bubur. Masyarakat Minang tidak akan meninggalkan sdr kami sebangsa yg terkapar akibat permainan manusia aneh dan tidak peduli Islam)
Kepada :
Yth Bp-Bp pendukung Islam Nusantara yg ingin datang ke Ranah Minang.

Bapak datang, kami berpikir.
Siapkan mental Bp dalam menghadapi *tekat bulat sepenuh jiwa kami* yg tidak akan bisa digoyahkan oleh ancaman sekejam apapun. Mengenai Islam kami hanya patuh kpd Allah SWT.Agama yg diredhai Allah SWT hanya Islam bukan Islam Nusantara ( Al Maidah 3, Al Shaf 7 , Ali Imran 19 dan 85)

Kami tidak peduli M U I Pusat atau siapapun mereka, apakah kami diancam dg kuali besar berisi minyak mendidih, apakah ditangan mereka ada meriam pencabut nyawa ,kami tidak akan mundur, apakah ditangan mereka kekuasaan pencopot jabatan, kami tidak gentar.
Dengarkan wahai penguasa / MUI Pusat !
MUI Sumbar yg ketuanya buya Gusrizal Gazahar adalah wakil seluruh masyarakat Minang telah memutuskan *Kami masyarakat Minangkabau tidak mengenal Islam Nusantara*, biarkanlah kami berprinsip seperti itu.

Kami semua masyarakat perantau Minang dilima benua berdiri teguh membela ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar, krn kami tahu ulama Minang bukan ulama lapar jabatan, bukan ulama penggadai aqidah, bukan ulama penjual reputasi dg 2 trilliun, bukan ulama pendukung penista, bukan ulama yg sok toleran (berkata hanya muslim anti NKRI, menuduh hanya muslim anti Kebinnekaan, berkoar hanya muslim anti Panca Sila, berteriak hanya muslim intoleran).
Jangan paksakan kpd kami masyarakat Minang untuk ikut setuju Islam Nusantara, bagi kami Islam adalah Islam, hormati hak azazi kami masyarakat Minang dalam menentukan jalan Akhirat kami.
Kami tahu didunia Iblis ada Islam Arab, ada Islam Grup Penista, ada Islam Abangan, ada Islam KTP, ada Islam sok tolerant, ada Islam Nasi Uduk dst. Disini kami tegaskan: kami masyarakat Minang 100% beragama Islam kalaupun ada orang Sumbar yg murtad, sesuai hukum adat simurtad tsb dibuang sbg orang Minangkabau otomatis terpecat sbg orang Minangkabau walaupun nenek moyangnya lahir di Sumbar ( apakah penganut Islam Nusantara dibuang juga ? Kita belum tahu, siapa tahu kelak? kita tidak tahu)
Kata Adat
Adat basondi syarak, syarak basondi kitabullah, artinya Adat Minang mengikuti aturan agama, agama itu adalah Islam bukan Islam Nusantara.

Memang adat Minangkabau dicipta oleh Datuk Perpatih Nan Sabatang dan Datuk Ketamanggungan beratus-ratus tahun lalu, tapi dg kesepakatan masyarakat Minangkabau diputuskan adat Minang dikokohkan wajib mengikuti ajaran Islam terutama sesudah Perang Paderi 1821 -1837 kelompok penjajah kalah walaupun Tuanku Imam Bondjol dijebak penjajah dan ditangkap.
Hubungan adat dg Islam adalah " syarak mangato adat mamakai" artinya apa perintah agama harus dikuti oleh adat.
Jika ada Bp-Bp pendukung Islam Nusantara ingin datang ke Sumbar untuk membujuk atau mengancam masyarakat Minang agar setuju dg Islam Nusantara lebih baik berpikir beribu kali, seperti yg dikatakan wakil ketua MUI Bp ZT bahwa penolakan konsep Islam Nusantara oleh MUI Sumbar menyalahi khittah dan jati diri MUI, kami masyarakat Minang mempunyai khittah dan jati diri berdasarkan Islam bukan Islam Nusantara.
Ketua MUI Pusat K H MA mengatakan akan menegur pihak MUI Sumbar yg menolak konsep Islam Nusantara, sang ketua menambahkan bahwa MUI provinsi wajib mematuhi aturan MUI Pusat (Detik.com).
Aturan dimasyarakat Minang " raja adil raja dipatuhi, raja tidak adil raja disanggah".
Dengarlah wahai penguasa! Kami semua masyarakat Minang berdiri teguh mendukung dan akan membela ketua MUI Sumbar buya Gusrizal Gazahar yg mengatakan " Kami teguh menjaga Ranah Minang tempat kami menghirup udaranya, meneguk airnya,kami merasakan detak nadi kehidupannya, krn kami hidup ditengah masyarakat maka kami bertanggung jawab mengatakannya bahwa negeri kami tidak membutuhkan istilah Islam Nusantara."
Kalau Bp-Bp ingin menjaga kesatuan ummat maka jangan mencari -cari penyakit dg mencipta Islam Nusantara. Kami ingin bertanya "apa untungnya membuat istilah Islam Nusantara?apakah ingin dipuji kafir?apakah ingin disanjung oleh musuh Islam? apakah ingin dipuja oleh intelijen musuh Islam?apakah ingin dapat uang dua triliun ? Semua diatas Kita tidak tahu.
Jangan paksa kami masyarakat Minang menggunakan istilah Islam Nusantara.
Saran untuk Bp-Bp yg ingin datang kesumbar 
(Kabarnya tuan prof. DS mau datang kesumbar ) antara lain:

1. Seluruh masyarakat Minang baik perantau maupun yg tinggal dikampung halaman tetap kokoh dibelakang ketua MUI Sumbar buya Gusrizal Gazahar yg tidak akan merubah istilah Islam 
dg Islam Nusantara, kami tidak peduli walaupun ia adalah utusan presiden sekalipun.

Kami masyarakat Minang tidak akan menyerah. Oleh sebab itu Bp undurkan saja untuk mengunjungi ranah Minang. Ibarat pepatah " tersesat biduk dibelokkan, tersesat kata dipikirkan", bagi masyarakat Minang pepatahnya: "sekali layar dikembangkan selama itu kebenaran ditegakkan"
2. Bp-Bp belajar dulu sejarah adat basondi syarak, syarak basondi kitabullah.syarak yg dimaksud adalah agama Islam bukan Islam Nusantara.
Diranah Minang Islam tidak akan digadaikan walaupun ditawar dg emas sebesar gunung Uhud.
3. Kami masyarakat Minang tidak akan bermain-main dg agama Islam.
Buya Hamka memilih penjara dari pada mencabut fatwa dg tekat yg sama dengan buya Hamka,kami seluruh masyarakat Minang memilih penjara daripada menyetujui Islam diubah menjadi Islam Nusantara.
4. Ada istilah di Minangkabau " syarak mangato, adat mamakai" syarak itu adalah Islam bukan Islam Nusantara, artinya adat Minang tunduk kpd perintah agama Islam bukan Islam Nusantara.
Kesimpulan:
Lebih baik kita pelihara persaudaraan sebangsa dan setanah air daripada memaksa masyarakat Minang untuk setuju menerima Islam Nusantara.

Terima kasih.
Maaf lahir batin
*Payakumbuh 1 Agus '18*
Ketua Perencana Asosiasi Perantau Minang Sedunia
*Dr. Wazri Abdullah Afifi Ph.D, MBA, MICR.*

Semoga Allah mudahkan
- READ MORE -

Apa dan Mengapa Islam Nusantara ?

Berikut ini hasil resume kajian ilmiah yang dilaksanakan oleh group whatsapp DISKUSI PROBLEM ASWAJA, dengan 170 anggota, dalam mencermati maraknya pro kontra atas munculnya istilah Islam Nusantara (Isnus) yang baru-baru ini viral di kalangan umat Islam.

Jika dalam kajian ini terdapat perbedaan pandang dengan beberapa tokoh Islam, maka group Diskusi Problem Aswaja merujuk kepada perkataan Imam Malik bin Anas RA:

كل يؤخذ من كلامه ويرد ، الا صاحب هذا القبر . (واشار الى قبر الني صلى الله عليه وسلم).
“Setiap dari kita (siapapun adanya) bisa diterima dan bisa juga ditolak pendapatnya, kecuali ucapan dari penghuni kubur ini (lantas Imam Malik menunjuk ke arah makam Rasulullah SAW)”

Berikut hasil diskusi:

1. Isnus itu tidak bisa dipisahkan dengan paham liberal, jadi sangat disayangkan karena banyak kiyai yang menyetujuinya.

2. Fenomena pemunculan Isnus sudah direncanakan (dibajak) oleh kaum Liberal, dan dijadikan jurus untuk sebagai pemecah belah umat Islam. Jelas di kalangan umat Islam akan timbul pro & kontra.

3. Munculnya Isnus berawal dari fanatik buta oknum pengusung Islam Rahmatan Lil Alamin namun yang dimaksud adalah satu golongan saja.

4. Penamaan ISNUS diviralkan oleh para penggiat Islib (Islam Liberal). Mereka memanfaatkan kiyai – kiyai sepuh NU yang tidak dapat mengikuti dunia Medsos, sehingga dapat leluasa men-cekok-i ideologi mereka yang penuh dengan kebohongan dan kepentingan berbahaya dari kalangan kaum orientalis.

5. Inti masalahnya, "penetrasi" JIL (Jaringan Islam Liberal) & Syiah cukup masif dan berpengaruh terhadap pola pikir hingga mempengaruhi "imamah" di tubuh NU. Sehingga warga Nahdliyin yang lurus tentu akan dijadikan musuh.

6. Penggunaan istilah ISLAM NUSANTARA, terdapat banyak cela yang dapat dimasuki oleh kepentingan kaum Liberal. Beberapa fenomena akibat timbulnya Isnus adalah sebagai berikut: 

"Karena ada Islam Nusantara, disisi lain dimunculkan Islam Arab, tentu akan timbul nama-nama: 
  • Islam Nigeria
  • Islam Jepang
  • Islam Australia
  • Islam Eropa
dan sebagainya, yang setiap istilah itu memiliki karakteristik berbeda satu dengan lainnya. Tentunya akan lebih memudahkan pihak musuh untuk mengacak-acak Islam.

7. Dengan munculnya istilah ISLAM NUSANTARA maka akan timbul sikap fanatisme terhadap Islam Nusantara dan cenderung mem-perspektif-kan bahwa Islam Nusantara itu yang paling benar, paling baik. Selain Islam Nusantara, berarti salah atau kurang sempurna.

8. Islam Nusantara, ini masalah yang muncul ketika indigenisasi diterapkan pada ekspresi keagamaan. Reifikasi (pembendaan) pribumisasi Islam seperti ini, yang diusulkan Gus Dur dilanjutkan Ahmad Baso, dan sekarang oleh Ahmad Sahal, Rumail Abbas lalu digaungkan oleh Presiden.

9. Munculnya Isnus menjadi identik dengan Islam anti Arab. Jika keantian mereka terhadap ke – Arab-Araban tembus dalam hati sehingga ada unsur istihza' (merendahkan) terhadap sunnah Nabi, kemungkinan besar mereka bisa terpesorok ke jurang kemurtadan. Apalagi bila kontra dengan syariat.

10. Bisa jadi Islam Nusantara adalah labelisasi baru setelah Islam Liberal gagal didengungkan. Di mana Islam Liberal mengadopsi pemikiran kaum orientalis yang lebih ditekankan pada dunia kampus. Kegagalan Islam Liberal yang dulu ada di dunia kampus Umum dan Islam, kini strategi yang lama diterapkan di tubuh NU dengan mendengungkan istilah Islam Nusantara.

11. Salah satu fenomena dampak negatif dari munculnya jargon Islam Nusantara adalah beberapa orang mulai minder memelihara jenggot, mengenakan jubah/gamis, mengenakan cadar dan simbul Islam lainnya. Ketika ada ulama/asatidz memberikan fatwa yang lurus dan yang sebenarnya tentang hukum agama namuntidak sesuai dengan selera penggiat Isnus, malah di cap sebagai radikal. Padahal apa yang disampaikan sesuai dengan syariat, pendapat ulama salaf dan tuntunan Baginda Nabi Muhammad SAW.

12. Tidak dipungkiri, istilah Islam Nusantara dimunculkan sebagai bentuk reaksi terhadap kelompok Radikal Wahabi. Yang menjadikan Jenggot sebagai hal dhahiriyyah minaddin. Sedangkan menurut faham Asya'irah, jenggot adalah sunnah Nabi. Bukan kewajiban syariat. Tapi meniru sunnah itu berpahala jika niat mengikuti Nabi. Atau Jenggot bisa dikatakan sebagai adat Nabi, bukan perintah syariat. Tapi tetap sunnah memelihara jenggot, yang dalam istilah usul fiqih termasuk جبلية محض

13. Yang harus dipahami oleh warga NU. Bahwa NU adalah wadah, bukan Aqidah. NU juga manhaj, bukan personal. Dengan pemahaman seperti ini, NU akan tumbuh dan berkembang (silahkan baca dalam usul fiqih bab Af'al).

14. Istilah Islam Nusantara mempersempit pemahaman tentang Islam yang mengatur semua aspek kehidupan, karena Islam Nusantara lebih cenderung kepada peradaban orang Indonesia yang toleran.

15. Untuk membahas Isnus, maka yang utama adalah apa dan bagaimana Isnus itu sesuai dengan yang telah diviralkan oleh para pengusung dan penggiatnya. Maka dari situ dapat diambil kesimpulan demi memashlahatan masyarakat, karena bagaimanapun masyarakat terlanjur memahami target ISNUS itu ya dari media mainstream yang mereka baca, bukan dari siapa asli pencetus utamanya dan apa tujuan pencetus istilah itu.

نحكم بالظاهر والله يتولى السرائر

(Kita menghukumi sesuatu itu dari perkara yang tampak, sedangkan urusan yang tersembunyi diserahkan kepada Allah).

Berikut ini contoh beberapa statemen, hasil produk Isnus yang banyak dibaca oleh masyarakat umum:
  • “Kalau kamu mau menjadi orang Islam, jangan jadi orang Arab.”
  • “Semua orang berpakaian seperti orang Arab, bendera ditulisakan tulisan arab, adat istiadat arab, kenapa nggak pada pindah Arab aja ya?”
  • "Islam bukan Arab"
  • "Islam Indonesia bukan Islam Arab"
  • "Islam Nusantara lebih sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia, bukan Islam Arab"
  • "Konsep Islam Nusantara mensinergikan ajaran Islam dengan adat istiadat lokal yang banyak tersebar di wilayah Indonesia. Islam di Indonesia tidak harus seperti Islam di Arab atau Timur Tengah, yang menerapkan penggunaan gamis ataupun cadar. 
  • Islam Nusantara adalah Islam yang khas ala Indonesia".
  • "Islam Nusantara adalah Agama Sejati, Islam Arab adalah Agama abal-abal dan Penjajah"
  • “Islam Nusantara itu lebih baik daripada Islam Arab”
16. Sasaran yang dituju oleh penggiat Islam nusantara adalah remaja. Dengan dalih mengangkat budaya Nusantara agar tidak hilang. Banyak remaja di medsos menggunakan tagar #Islamnusantara. Di sisi lain, banyak remaja muslim yang tidak paham apa itu liberalisme, pluralisme, dll. Dari jargon Islam Nusantara inilah paham liberal menggerus kalangan remaja.

17. Sering kali ISNUS berdalih bahwa golongan merekalah yang meneruskan silsilah keIslaman walisongo berdakwah dengan kasih sayang tanpa kekerasan dan angkat senjata. Padahal jika dicermati akan diketahui perbedaan di antara keduanya.

Di antaranya:
  • Penisbatan agama "Nusantara" tidak pernah dibawa oleh para Walisongo
  • Penyesuaiannya Walisongo dengan sebagian adat di Jawa, bukan berarti Walisongo benci Arab atau sama sekali tidak mengunggulkan Nusantara hingga melecehkan Arab.
  • (personalia para Walisongo itu berasal dari Arab).
  • Walisongo menghapus adat istiadat yang bertentangan dengan ibadah/ syariat sedang Isnus menghapus Syariat yang kurang sesuai dengan adat.
Contoh yang didengungkan penggiat Isnus: 
  • Imamah tidak suka. 
  • Baju putih dalam shalat di ganti dengan batik dengan alasan nilai shalat diambil dari kekhusyu’an bukan bukan baju (mereka lupa hadist kesunnahan pakaian warna putih).
  • Lebih mengunggulkan adat di atas ibadah. Padahal dalam syariat, ibadah itu di atas adat.
  • Tidak menerima ajaran yang dibawa oleh para habaib dzurriyah Nabi, dan para kyai muda yang notabene akhir-akhir ini banyak yang berguru pada alim ulama di negeri-negeri Arab.
18. Menjadi musibah bila para Kiyai sepuh NU sudah terlanjur membenarkan dan merestui Ideologi Isnus sebagai kepanjangan tangan kaum Liberal. Maka akan lebih sulit lagi untuk membentengi wara Nahdliyin dari ideologi ‘pesanan’ kaum orientalis. Apa lagi jika yang mendukung itu dari kiai/ulama yang dianggapnya "wali", jelas tidak akan ada yang berani membantah.

19. Salah satu target diciptakannya penggiat Islam Nusantara adalah bertujuan untuk melemahkan organisasi besar yang ada di negara ini, yaitu NU. Semua sudah by design dan ini termasuk proses ke arah sana. Karena bagaimana pun juga Islam tidak bisa dilemahkan oleh negara manapun, kecuali oleh umat Islam sendiri. Islam sengaja dikotak-kotakan agar mudah diberangus.

NU adalah ormas Islam terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia, tentu menjadi magnet untuk kelompok yang memiliki kepentingan pribadi untuk ‘dimanfaatkan’ demi kepentingan mereka.

20. Yang kita lawan adalah para pengusung SEPILIS (Sekularisme, Pluralisme, Liberalisme) yang berbaju Islam, yang sekarang memanfaatkan jargon Islam Nusantara, jadi tidak mungkin dirangkul jadi satu kesatuan dalam tubuh umat Islam. Kaum SEPILIS adalah reinkarnasi dari kaum Orientalis Barat yang sengaja mengacak-acak Islam dari dalam.

21. Hakikatnya, merek & Isnus itu sendiri sudah bermasalah. Analognya, umat Islam ibarat disodori pilihan:
  • a. Minyak babi cap BABI
  • b. Minyak babi cap SAPI
  • c. Minyak sapi cap BABI
  • d. MINYAK SAPI cap SAPI ?
Seharusnya, umat Islam mencari yang paling aman, yaitu memilih MINYAK SAPI CAP SAPI. Sedangkan di antara para penggiat Isnus itu ada dua kalangan, yaitu ibarat mengarahkan umat Islam untuk memilih:
  • -Minyak sapi cap BABI 
  • -Minyak babi cap BABI.
Akibatnya umat Islam menjadi ragu-ragu terhadap pilihannya.

22. Islam Nusantara tidak lain merupakan manhaj dhirar yang teori "ramah lingkungan"-nya hanya pemanis kemasan semata, dimana muatan penerapan & tujuan yang hendak diraihnya adalah demi menyingkirkan supremasi Syariat & merontokkan sendi-sendi agama dari kehidupan umatnya dengan jargon hubbul wathan yang dilucuti dari koridor Syar'i yang memangkunya.

Isnus dibopong sedemikian tinggi hingga mengungguli kepedulian terhadap penerapan syariat Islam secara kaffah, sehingga setiap upaya umat menuju tegaknya ajaran Islam secara keseluruhan dipandang sebelah mata & dianggap sebagai sikap radikalisme yang harus dibabat habis hingga ke akar-akarnya.

23. Harus jeli melihat makarnya para penggiat liberalisme, dengan cara harus berani mengatakan TIDAK terhadap trik-trik mereka, bukan malah terbawa arus permainannya.
Untuk membendung wabah ideologi Isnus (baca Liberal), salah satunya perlu digalakkan pengkajian kitab khittah nahdliyah yang disusun al maghfurlah KH. Ahmad Siddiq Jember.

24. Dibutuhkan sosok para ulama yang berani tegas dan giat melawan dan membongkar kebobrokan pemahaman Liberal yang dipasarkan lewat jargon Islam Nusantara agar tidak laku dipasaran.

Semoga hasil kajian Diskusi Problem Aswaja ini dapat bermanfaat bagi umat Islam.(ADMIN)

Sumber : facebook,com/49151467126…/posts/516174522135196/
- READ MORE -

Ayat Trinitas Ternyata Palsu

Ayat Trinitas Ternyata Palsu. Mari kita selidiki tentang dua dasar keimanan kristen yakni masalah Trinitas dan masalah Yesus hanya untuk Israel saja dalam Alkitab.

1. Masalah trinitas.

Trinitas merupakan masalah yang paling pokok dalam iman Kristen. Tapi dalam injil tidak ditemukan ayat yang mendukung trinitas tersebut. Hal ini diakui oleh para Ahli Alkitab yang telah dengan sangat menguasai Alkitab tersebut. Sebagai contoh kita ambil pendapat dua orang Ahli Alkitab yang pemikirannya selalu diikuti oleh para penginjil didunia termasuk para penginjil di Indonesia sbb:

DR G.C. VAN NIFTRIK DAN D.S.B.J BOLAND : Didalam Alkitab tidak diketemukan suatu istilah yang dapat diterjemahkan dengan kata TRITUNGGAL ataupun ayat-ayat tertentu yang mengandung dogma tersebut, mungkin dalam 1 Yahya 5 : 6-8. (Dogmatika masa kini, BPK Jakarta, 1967 hal 418).

Beliau mengungkapkan bahwa mungkin ayat injil yang mendukung konsep trinitas itu adalah di

1 Yahya 5:6-8:

  • 6). Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena roh adalah kebenaran.
  • 7). Sebab tiga yang memberi kesaksian (di dalam surga Bapa, Firman dan Roh kudus dan ketiganya adalah satu.
  • 8). Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi) Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.

Tapi setelah kedua pakar alkitab itu mengemukakan ayat ini kemudian keduanya berkomentar:

"Tetapi sebagian besar dari ayat itu agaknya belum tertera dalam naskah aslinya. Bagian itu setidak-tidaknya harus diberi kurung. (Dogmatika masa kini, BPK Jakarta, 1967 hal 418).

Dengan kata lain, kedua pakar Alkitab ini berkomentar bahwa sebagian besar ayat diatas adalah palsu, karena tidak terdapat dalam naskah aslinya. Jadi menurut pakar alkitab tersebut tidak ada ayat yang mendukung konsep trinitas, mungkin di 1 yahya 5:6-8 dan itupun ayat palsu. Dalam injil yang berbahasa Inggris New International Version (NIV) berbunyi sbb:

  • 6). This is the one who come by water and blood- jesus christ. He did not come by water only, but by water and blood. And it is the spirit who tetifies, because the spirit is truth.
  • 7). for there are three that tetify
  • 8). the spirit, the water, and blood. And three are in agreements

Jadi menurut NIV, yang notabene Alkitab paling dipergunakan dalam rujukan kristen ternyata tidak mendukung konsep trinitas tersebut. Lalu bagaimana hal itu sampai terjadi? Kenapa para penyalin Alkitab dulu berani menambah firman Tuhan? Hal ini diuraikan pakar Alkitab lainnya:

Drs. M E Duyverman : Menurut salinan tertua jalannya kalimatnya adalah begini : KARENA TIGA MENJADI SAKSI, YAITU ROH AIR DAN DARAH… rupanya TAMBAHAN mulai terbubuh sebagai keterangan pinggir KALIMAT; PENYALIN KEMUDIAN MEMASUKAN KE DALAM BUNYI NAS karena berpikir ini adalah perbaikan penyalin lama. SAMPAI KINI HAL ITU MASIH TERJADI. (Pembimbing ke dalam perjanjian baru, BPK Jakarta 1966 hal 145).

Jadi ayat yang menyatakan konsep trinitas dalam 1 yahya 5:6-8 diatas adalah palsu dan hanya tambahan tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Tapi bagaimana pun ayat tersebut masih diakui sebagai firman Tuhan di sebagian besar umat kristen yang tidak tahu bahwa ayat tersebut adalah Palsu. Bahkan ada tokoh di Amerika yang begitu keras menentang pemalsuan ayat ini :

Jerry Falwell. Tokoh kristen RADIKAL Amerika Serikat ini mengompetari pemalsuan ayat-ayat itu sebagai berikut : The rest of verse 7 and fist nine words of verse 8 are not original, and are not tobe considered as apart of the words of God. (Jerry Falwell, Liberty Bible Commentary, thomas Nelson Publisher, Nashville, Camden New York 1983 halaman 2638). Artinya sebagian kalimat pada ayat 7 dan sembilan kata pertama di ayat 8 adalah tidak asli dan tidak bisa dianggap sebagai firman Tuhan.

Al kitab bilang Tuhan itu satu tiada yang lain. Tapi umat kristen bilang Tuhan itu tiga?

"Maka kepadamu lah ia ditunjuk, supaya diketahui oleh-mu tuhan itulah Allah, tiada yang lain kecuali Dia". (Ulangan 4 ayat 35)

"Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa TUHANlah Allah yang ada di langit diatas dan di bumi dibawah, tidak ada yang lain". (Ulangan 4 ayat 39)

"Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mereka mengenal Engkau, satu-satu nya Allah yang benar dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus". (Yohanes 17 : 3).

"Maka berkatalah Yesus kepadanya (Iblis) : "Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti" (Matius 4 : 8-10).

Jadi menurut mereka Yesus adalah untuk segenap makluk. Tapi setelah diselidiki, ternyata ayat diatas adalah ayat Palsu.

2. Yesus hanya untuk bani Israel.

Injil dengan sangat tegas menyatakan bahwa Yesus disuruh Allah hanya untuk bangsa Israel saja.

"Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria. " "Melainkan pergilah kepada domba-domba yang hi-lang dari umat Israel (hanya kepada bangsa Yahudi)." (Injil - Matius 10: 5-6)

"Jawab Yesus, 'Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel' (hanya kepada bangsa Yahudi). "

"Kemudian perempuan itu (perempuan Kanaan) men-dekat dan menyembah Dia sambil berkata, 'Tuhan, tolong-lah aku'. "Tetapi Yesus menjawab, 'Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.'(non Yahudi)." (Injil-Matius 15:24-26)

Tegas sekali! Yesus sendiri yang mengatakan bahwa dia diutus hanya untuk bangsa Israel. Lalu mengapa orang-orang diluar Israel mengikuti Yesus? Mereka mengemukakan alasan sebagai berikut:

"Pergilah keseluruh dunia, beritakan injil kepada seluruh makluk" (Markus 16:15)

Jadi menurut mereka Yesus adalah untuk segenap makluk. Tapi setelah diselidiki, ternyata ayat diatas adalah ayat Palsu. Markus 16 ternyata hanya sampai ayat 8, Markus 16:9-20 adalah palsu.

Alkitab kitab Markus pasal 16 yang diterbitkan Lembaga Biblika Indonesia yang dicetak oleh percetakan Arnoldus Ende 1986/1987, Pada catatan kakinya berbunnyi:


"Dengan singkat. Bagian ayat ini hanya terdapat dalam beberapa naskah. Nampaknya baru dalam abad ke-2 Masehi ditambahkan dalam injil Markus. Bagian akhir injil Markus ayat 9-20 bercerita mengenai penampakan Yesus. Ini memang termasuk kitab suci, tetapi agaknya tidak termasuk injil Markus yang asli".

Pada The Christian Counselor's New Testamen, markus 16 berakhir pada pasal 16 ayat 8. Kemana ayat 9-20? Pada akhir kalimat terdapat catatan kaki :

"These verse are omitted by better MSS. An alternative shoter ending is found in same".

"Ayat-ayat ini dihapus oleh terjemahan MSS yang terbaik. Penutup lebih pendek seperti ini (Markus 16 berakhir pada ayat 8) bisa ditemukan pada beberapa versi lainnya.

Pada The Holy Bible New International Version pada catatan kaki ayat 8 berbunyi :

"The two most reliable early manuscripts do not have mark 16:9-20".

"Dua manuskrip paling tua tidak memiliki Markus 16:9-20".

"Serious doubts exists as to whether these verses belong to the Gospel of Mark. They are absent from important early manuscripts and display certain peculiarities of vocabulary, style and theological content that are unlike the rest of Mark. His Gospel probably ended at 16:8, or its original ending has been lost. (From the NIV Bible Foot Notes, page 1528)"

Jadi perintah Yesus untuk memberitakan injil kepada seluruh makluk adalah Ayat Bo'ongan alias ayat Palsu yang sengaja disisipkan oleh tangan-tangan jahil. Jadi dengan ini yang benar adalah Yesus hanya untuk bani Israel saja seperti yang Yesus katakan dengan tegas di Matius 10:5-6 dan Matius 15:24-26. Itulah ayat yang asli dan tidak palsu. [ Sumber : http://www.adriandw.com/ayat_trinitas_adalah_palsu.htm ]
- READ MORE -

Salib Sebagai Tiang Siksa

Salib dan Tiang Siksa. Dimana–mana terlihat tanda salib atau tanda palang menjadi simbul agama Kristen. Menurut buku Mata Aliran Kekristenan, tanda salib atau palang itu tidak berasal dari agama Kristen, tetapi adalah tanda agama Mithra yang asalnya dari Persia. Dalam buku “ Perbandingan agama Kristen dan Islam karangan H. M. Arsjad Thalib Lubis hal 93 – 94. “ disebut sebagai berikut:

Tanda palang (kruis) itu sesungguhnya bukan kepunyaan agama Kristen; tidak pula berasal dari terpalangnya Yesus Kristus. Dalam daftar kumpulan tanda–tanda agama Kristen, Clement tidak menyebutkan palang (kruis) itu di dalamnya. Mulai orang Kristen memakai tanda itu sejak kaisar Constantyn melihat palang dalam mimpinya, hakikatnya hanya suatu barang biasa dilihatnya dengan mata kepalanya belaka, sebab palang itu adalah tanda agama kafir (heiden) berabad–abad sebelum Kristus.

Pada bulan Juni yang lalu kami ada melihat suatu palang agama Mesir yang tersimpan di dalam museum ibu kota Alexanderia. Hal yang menarik hati, palang agama Kristen itu membawa arti yang sama dengan palang agama Mesir, yaitu membawa hidup baru sebab dipalangkan. Di Irlandia (Inggris utara), sudah ditemui orang sebuah palang yang semacam itu, yang ada padanya gambar orang yang dipalangkan. Akan tetapi nyata bahwa gambar itu adalah gambar seorang pangeran negeri Persia, bukan gambar Yesus pangeran negeri Nazaret. Sebab nyata pada kepalanya itu nampak suatu mahkota kerajaan Persia, bukan mahkota duri (Injil Kitab Matius 27: 29. Injil Yesus/Injil Perjanjian Baru). Palang tersebut di atas adalah tanda agama Mithra, yang asalnya dari Persia. Memang di Irlandia dan di Chester banyak peninggalan tanda–tanda agama itu.
Kaisar Constantyn, seorang anggota persekutuan Kristen yang baru masuk, rupanya menghendaki supaya tanda palang itu dipakai sebagai tanda agamanya yang baru, agama Kristen itu. Tetapi nyatalah bahwa hakikatnya adalah ia lebih menghargai Apollo, tuhannya yang lama, daripada Yesus Kristus, tuhannya yang baru itu.

Kesetiaannya kepada agama Apollo nyata pula tetap dalam segenap hidupnya terbukti suatu tanda agama Apollo yang tinggal tetap dipakai sebagai cap kerajaan dan cap mata uang negerinya sampai pada matinya kaisar tersebut. Walhasil, sebab kegemarannya kepada agama matahari itulah yang terlebih mungkin menyebabkan ia menghendaki tanda palang itu dipakai sebagai tanda agama Kristen, sebab ia melihat palang dalam mimpinya.
Akhirnya palang itu diwarisi oleh agama Gereja, sekalipun agama Gereja itu katanya datang untuk membersihkan kepercayaan agama berhala kuno. Bacalah kiranya riwayat father–father (rahib–rahib/pendeta–pendeta Kristen) zaman dulu, tentu pembaca yang terhormat akan mengetahui lebih terang, bahwa mereka itu telah memakai kekuatan pedang dan api untuk melenyapkan agama matahari sehingga terjadilah pembunuhan atas diri Hypatia, guru agama matahari yang besar pada waktu itu dan pembakaran atas gedung buku Alexanderia. Tetapi hakikatnya segala pengajaran dan adat istiadat agama matahari itu kesemuanya adalah dibawa masuk ke dalam agama gereja. Perlunya supaya agama baru itu dapat menarik orang dan disukai.


Mula–mula orang Kristen memakai 'ikan sungai' sebagai tanda agamanya. Akhirnya ikan sungai itu diganti dengan 'palang'. Dalam pada itu 'ikan sungai' adalah sebagai alamat Yesus Kristus. Pada abad pertengahan, kubur–kubur orang Kristen dihiasi dengan gambar 'ikan sungai', tidak dengan palang seperti sekarang. Akan tetapi Injil tidak memberi penerangan kepada kita apa sebabnya 'ikan' itu sebagai tanda agama Gereja, melainkan ada satu cerita dalam Injil yang menerangkan pernah makan 'ikan'.


Seterusnya, Prof. Dr. J. H. Bavink menerangkan sebagai berikut:


Dahulu orang memakai tiga macam salib. Ada salib yang merupakan huruf 'T', ada salib Andreas, bentuknya seperti 'X', dan ada pula salib orang Rumawi dengan bentuk ' + '. Salib Yesus itu barangkali salib bangsa Rumawi.


Dari keterangan di atas ini diketahui bahwa salib yang disebut orang Kristen telah dipergunakan untuk menyalib Yesus, tidak dapat diketahui kepastian bentuknya. Prof. Dr. J. H. Bavink sendiri sebagai pemuka Kristen masih mempergunakan perkataan 'barangkali' sebagai salib bangsa Rumawi, masih berdasarkan dugaan–dugaan belaka.


Dalam pada itu orang Kristen golongan 'Saksi–saksi Yahwe' tidak mengakui Yesus mati disalibkan di atas kayu palang. Menurut mereka, Yesus mati digantung di atas sebuah tiang, yang disebut mereka dengan 'tiang siksa', tidak di atas kayu salib yang berupa palang. [ Sumber : http://www.adriandw.com/salib.htm | “ Perbandingan agama Kristen dan Islam karangan H. M. Arsjad Thalib Lubis hal 93 – 94. “ ]
- READ MORE -

Islam Nusantara Berkhianat Pada Nenek Moyang ?

1. Dalam buku 'Tionghoa & Islam di Majapahit' dan 'Cikal Bakal Kerajaan Islam' disebutkan bahwa Khalifah Turki Utsmani, Muhammad I mengirim tim dakwah ke wilayah yang dikenal dengan nama Jawa untuk menyebarkan Islam. Tim ini berisi 9 orang yang dipimpin Maulana Malik Ibrahim rahimahullaah. Hasil dakwah itu adalah berdirinya Kerajaan Islam Demak pada 1478, setelah Majapahit runtuh diserang penguasa Daha bernama Dyah Ranawijaya. 

Kerajaan Islam Demak didirikan sebagai perwakilan Kekhalifahan Islam Turki Ustmani (pidato Sultan HB X pada pembukaan Kongres Umat Islam VI di Yogyakarta, 8-11 Februari 2015). Sehingga Islam yang menyebar di Jawa khususnya, langsung atau tidak, merupakan hasil kerja Khilafah Islam Turki Utsmani. 

Tapi anehnya hari ini ada orang mengaku Muslim di Jawa yang begitu antipati dengan segala berbau Khilafah. Mereka gambarkan seakan-akan Wali Songo tidak ada kaitan Khilafah. 

2. Kerajaan Islam Demak ciptakan undang-undang yang diberi nama Selokantoro dan Angger Suryongalam berisi syariat Islam, sehingga ahli sejarah Theodoor Gautier Thomas Pigeud menyatakan bahwa Kerajaan Islam Demak didirikan di atas fondasi syariat Islam yang ketat. 

Tapi anehnya hari ini ada orang mengaku Muslim di Jawa yang menganggap bahwa usaha penegakan syariat Islam adalah tindakan kriminal. 

3. Kerajaan Islam Mataram Yogyakarta dan Surakarta memiliki sistem pengadilan syariah yang dikenal dengan nama al-Mahkamah al-Kabirah, lebih merakyat dengan nama Pengadilan Serambi karena dilaksanakan di serambi Masjid Agung tiap Senin dan Kamis. Pengadilan ini gunakan kitab undang-undang bernama Angger-Angger yang disusun dari kumpulan kitab fiqih, fathul wahab, fathul mu'in, tuhftul muhtaj, dan lain-lain. 

Sehingga Basiq Djalik dalam buku 'Peradilan Islam' menyatakan bahwa Kraton Jawa terutama dinasti Mataram merupakan kerajaan Islam yang menerapkan syariah Allah. 

Tapi anehnya banyak orang mengaku Muslim di Jawa yang begitu benci ke syariah Allah. 

4. Pangeran Diponegoro rahimahullaah, berperang 5 tahun lawan VOC Belanda untuk dirikan Balad Islam di Jawa (Shaleh Ahmad Djamhari, 'Strategi Menjinakkan Diponegoro'). Dalam Babad Diponegoro disebutkan waktu beliau ditanya De Kock tentang tujuan perang, jawabnya, "Nging luhuring kang agama ing tanah Jawi sadya" (Hanya untuk meninggikan agama Islam di seluruh tanah Jawa). 

Pesan beliau pada Kyai Penghulu yang akan naik Haji pun tidak berbeda, "Nuwuning ing Hyang Agung, lestarine kang tanah Jawa dadya balad agama" (Mohonlah pada Tuhan Allah yang Maha Agung, lestarinya tanah Jawa menjadi negara agama Islam). 

Anehnya, banyak orang yang katanya mengagumi Pangeran Diponegoro tapi benci tujuan perjuangannya. 
Ditulis oleh : Ust. Fahrurozi Abu Syamil
- READ MORE -

Selamat Datang Islam Nusantara

Pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olah Raga baru-baru ini telah memperkenalkan kepada masyarakat sebuah senam yang disebut Senam Islam Nusantara. Senam ini berisi gerakan-gerakan shalat yang diiringi dengan musik. Senam ini menurut Pak Menteri bertujuan untuk menyehatkan dan menumbuhkan kecintaan pada shalat di kalangan umat Islam.

Hadirnya Senam Islam Nusantara tentunya akan membantu memasyarakatkan Islam Nusantara di seluruh tanah air. Karena nantinya senam akan masuk ke sekolah-sekolah sebagai kegiatan yang wajib dilakukan untuk memperkenalkan Islam Nusantara.


Senam Islam Nusantra

Bila Senam Islam Nusantara ini sukses maka mungkin Menteri Agama nantinya akan membuat Kurikulum Pendidikan Agama Islam Nusantara, dan dibuat pula Fikih Islam Nusantara. Tidak ada yang tidak mungkin kalau pemerintah menghendaki Islam di Indonesia ini menjadi Islam Nusantara, apalagi baru-baru ini di Sumatera, Presiden telah meresmikan Titik Nol Islam Nusantara.

Bila Islam Nusantara telah menyebarluas ke masyarakat dan ke sekolah-sekolah maka mudah bagi pemerintah untuk merubah kolom agama di KTP menjadi Islam Nusantara.

Tiadalah gunanya para ustaz-ustaz untuk mengkampanyekan Islam Kaffah untuk membendung penyebarluasan paham Islam Nusantara, karena para tokoh dan penyebar Islam Nusantara ini mendapat pengakuan dan dukungan dari pemerintah dibanding dengan orang yang menolak Islam Nusantara, yang selama ini dianggap tidak mencintai tanah air.

Bagi kita yang beriman kepada Alla dan hari kiamat, tiada yang kita bisa lakukan kecuali menjaga diri dan keluarga dari pengaruh Islam Nusantara, agar kita bisa menjadi kemurnian Islam, menjadi Islam kaffah, yaitu Islam yang berdasarkan Al Quran dan As Sunnah, Islam yang berlaku bagi seluruh umat manusia.

Kita harus selalu ingat dan berpegang teguh pada wasiat Rasulullah "Berpegang teguhlah pada sunnahku dan sunnah khulafaurrasyidin yang mendapat petunjuk. Berpegang teguhlah dengannya dan gigitlah dengan gigi geraganmu" (HR. Abu Dawud).

Semoga Allah menolong kita untuk tetap istiqomah pada Islam yang sejati, yaitu agama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad dengan menjaga kemurnian ketaatan kepada Allah dalam menjanlanlan agama yang lurus ini.
- READ MORE -

Inilah Kisah Misteri Bis Hantu Ramai Pada Tahun 90’an

Hantu sering disebut-sebut sebagai makhluk tak kasat mata yang merupakan makhluk dari alam lain yang berbeda dengan alamnya manusia. Percaya atau tidak, namun yang namanya alam gaib itu memang ada. Hantu sendiri pun kadang hadir untuk mengganggu manusia dengan cara yang berbeda-beda. Mulai dari wewangian, suara-suara, kejadian yang diluar nalar kita bahkan tak jarang yang juga menampakkan wujudnya dalam wujud yang bermacam-macam. Misteri bis hantu merupakan salah satu cerita yang sempat ramai dibicarakan pada tahun sekitar 90’an. Beberapa orang mengaku pernah mengalami pengalaman mistis di dalam bus yang dinaikinya dan ini benar-benar nyata terjadi.

Pengalaman Misteri Bis Hantu

Pada tahun 1990, ada seorang wanita yang konon katanya mengalami pengalaman cerita bis hantu ini. Berawal dari suatu malam ketika wanita yang berada di Banyuwangi ini hendak pergi ke Surabaya. Lalu wanita ini berdiri ditempat biasa menunggu bis. Setelah setengah jam menunggu, tepat pukul 21.00 bis warna putih jurusan Banyuwangi-Surabaya pun tiba. Di dalam bus tersebut ternyata penuh dengan penumpang dengan busana serba putih dan menutupi muka mereka dengan kain putihnya masing-masing. Kondektur pun katanya memalingkan wajah ketika menarik ongkos naik bis tersebut.

Akhirnya beberapa saat bis ini tiba di Surabaya dan menurunkan wanita tersebut namun tidak dijalur yang semestinya. Setelah turun satpam pun menghampiri wanita dan bertanya kenapa penumpang bis seperti pocong semua. Saat wanita ini menengok ke belakang ternyata benar, penumpang bis ini pocong semua dan kemudian wanita ini jatuh pingsan. Setelah sadar wanita ini menengok jam dan ternyata pukul 21.05. itu berarti wanita ini hanya memakan waktu 5 menit, belum termasuk waktu pingsan untuk sampai ke Surabaya. Wanita tersebut mengaku takut sekaligus berterima kasih, karena berkat bis hantu wanita ini bisa sampai ke Surabaya dengan cepat dan besok dapat bisa bekerja.

Misteri bis hantu juga dialami oleh seorang mahasiswa yang sedang menunggu bis di terminal Bandung pukul 11 malam. Malam itu hanya ada satu bis yang gelap namun terlihat ramai penumpang di dalamnya. Kemudian mahasiswa ini naik bus yang mengarah ke Sukabumi ini. Saat sedang nyaris tertidur, mahasiswa ini mencium bau melati dan konon katanya melihat penumpang dibelakangnya seperti pesinden. Bis ini pun berjalan sangat lambat bahkan tidak terdengar suara mesinnya. Setelah itu tiba-tiba bus berhenti dan ada seorang pengendara motor yang terduduk dijalan.

Lalu mahasiswa ini turun, dan pengendara ini justru bertanya mahasiswa ini hantu atau manusia. Dia pun kaget dan pengendara motor ini kembali bertanya kepada mahasiswa ini barusan dia naik apa lalu dijawabnya bahwa ia naik bus. Dan kemudian pengendara motor ini mengatakan bahwa mahasiswa tersebut baru saja naik keranda mayat dan bukan bis. Setelah ditengok ke belakang, bis itu benar-benar sudah menghilang. Konon katanya, dulu pernah ada kejadian yang menewaskan seluruh penumpang mobil jenazah. Dan sejak saat ini sering terjadi hal-hal mistis seperti mobil jenazah ataupun bus yang lewat.

Misteri bis hantu ini juga pernah dialami orang seorang yang naik bus sumber kencono, yang sering disebut-sebut bis sumber bencono karena ugal-ugalan dan sering memakan korban. Konon katanya ketika naik bus ini, seseorang pernah menepuk bahu penumpang lain dan tangannya menembus bahunya. Mengerikan bukan? entah hal ini benar atau tidak adanya. Namun beberapa orang telah mengalami pengalaman cerita bis hantu ini. Hal ini pun pada tahun-tahun 90’an cukup ramai dibicarakan. Jadi percaya atau tidak, namun hantu dan hal-hal gaib lainnya memang benar-benar ada. Mereka pun hidup berdampingan dengan dunia kita
- READ MORE -

Benarkah Yesus Itu. Tuhan !?

Benarkah Yesus Itu. Tuhan !?. Aku Yakin Yesus Kristus Bukan Allah. Nama saya Abigael Mitaart, lahir di Pulau Bacan, Maluku Utara, 30 Maret 1949, dari pasangan Efraim Mitaart dan Yohana Diadon. Latar belakang agama keluarga kami adalah Kristen Protestan. Ketika beragama Kristen Protestan, saya sama sekali tidak pernah membayangkan untuk memilih agama Islam sebagai iman kepercayaan saya. Hal ini dapat dilihat dari situasi keluarga kami yang sangat teguh pendiriannya pada keimanan Kristus.

Bagi saya, saat itu tidak mudah untuk hidup rukun berdampingan bersama umat Islam, karena sejak masa kanak-kanak telah ditanamkan oleh keluarga agar menganggap setiap orang Islam sebagai musuh yang wajib diperangi. Bahkan kalau perlu, seorang bayi Kristen diberikan pelajaran bagaimana caranya membuang ludah ke wajah seorang muslim. Hal ini mereka lakukan sebagai perwujudan dari rasa kebencian kepada umat Islam. Disanalah, saya tumbuh dalam lingkungan keluarga Kristen yang sangat tidak bersahabat dengan warga muslim.

Tentu saya tidak pernah absen pergi ke gereja setiap hari Minggu. Bahkan, saya berperan dalam setiap Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR). Misalnya, saya selalu diminta tampil di berbagai kelompok paduan suara untuk pelayanan lagu-lagu rohani di gereja. Selain itu, saya kerap mengikuti kegiatan “Aksi Natal” yang diselenggarakan oleh gereja dalam rangka pelebaran sayap tugas-tugas misionaris (kristenisasi).

TERTARIK PADA ISLAM

Ihwal ketertarikan saya pada agama Islam berawal dari rasa kekecewaan kepada ajaran-ajaran Kristen dan isi Alkitab yang hanya berisikan slogan-slogan. Bahkan, menurut saya, apabila para pendeta menyampaikan khotbah diatas mimbar, mereka lebih terkesan seperti seorang penjual obat murahan. Ibarat kata pepatah, ” tong kosong nyaring bunyinya.”

Sekalipun saya sudah menekuni pasal demi pasal, ayat demi ayat dalam Alkitab, tetapi tetap saja saya sulit memahami maksud yang terkandung mengenai isi Alkitab. Misalnya, tertulis pada Markus 15:34, “Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eloi, Eloi, lama sabakhtani?", yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?”

Lalu, siapakah Yesus Kristus sesungguhnya? Bukankah ia adalah paribadi (zat) Allah yang menjelma sebagai manusia? Lalu, mengapa ia (Yesus) berseru dengan suara nyaring dan mengatakan, ”Eli, Eli,..lama sabakhtani? “ (Tuhanku,..Tuhanku,.. mengapa Engkau tinggalkan aku?)

Akhirnya saya yakin bahwa Yesus Kristus bukanlah Tuhan. Walaupun sebelumnya iman kepada Yesus Kristus sangat berarti dalam kehidupan saya. Apalagi, ketika itu didukung dengan ayat-ayat dalam Alkitab, seperti tertulis,”Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia (Yesus Kristus). Sebab dibawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita diselamatkan.” Kisah Para Rasul 4:12

Kemudian dilanjutkan lagi dengan Yohanes 14:6, ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapak, kalau tidak melalui Aku (Yesus).”

Setelah membaca ayat ini, kemudian saya mencoba membanding-bandingkan dengan satu ayat yang tertulis dalam QS. 3:19, ”Sesungguhnya agama (yang diridhai) pada sisi Allah ialah Islam.”

Entah mengapa, saya merasakan pikiran saya beru-bah, mungkin ini suatu keajaiban yang luar biasa terjadi dalam diri saya, karena selesai membaca ayat al-Qur’an tersebut, saya mulai merasa yakin bahwa ayat yang tertulis dalam QS. 3:19 itu bukanlah ‘ayat rekayasa’ dari Nabi Muhammad, tetapi ayat tersebut sesungguhnya adalah firman Allah yang hidup dan kehadiran agama Islam langsung mendapat ridha dari Allah SWT.

Betapa sulitnya seorang Kristen seperti saya bisa memeluk agama Islam, tetapi saya yakin dengan keputusan untuk masuk agama Islam, karena saya berkesimpulan apabila seorang beragama Kristen kemudian memilih agama Islam, selain karena mendapat hidayah, ia juga termasuk umat pilihan Allah SWT. Alhamdulillah, singkat cerita pada tanggal 22 Desember 1973, disebuah pulau terpencil bernama Pulau Moti di wilayah Makian, Maluku Utara dengan disaksikan warga muslim setempat, saya mengucapkan ikrar dua kalimat syahadat. Tanpa terasa air mata kemenangan berlinang, sehingga suasana menjadi hening sejenak, keharuan amat terasa saat peristiwa bersejarah dalam hidup saya itu berlangsung. Usai mengucap dua kalimat syahadat, nama saya segera saya ganti menjadi Chadidjah Mitaart Zachawerus.

Keputusan saya untuk memilih Islam harus saya bayar dengan terusirnya saya dari lingkungan rumah, pengusiran ini tidak menggoyahkan iman dan Islam saya, karena saya yakin akan kasih sayang Allah SWT, senantiasa tetap memelihara saya dalam lindungan-Nya.

“Jika Allah menolong kamu, maka tak ada orang yang dapat mengalahkan kamu. Jika Allah tidak menolong kamu, maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu selain dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin berserah diri.” QS. 3:160

Alhamdulillah, pada bulan Juni 1996, saya bersama suami, Sulaiman Zachawerus, menunaikan rukun Islam kelima, pergi haji ke Baitullah.

- READ MORE -

Alkitab Adalah Firman Palsu Atau Dipalsukan ?!.

Alkitab Adalah Firman Palsu Atau Dipalsukan ?!. Apakah Alkitab itu Wahyu Asli dari Allah?. Untuk mengetahui apakah Alkitab (Bibel) itu masih kekal sifatnya sebagai wahyu asli dari Allah, kita terlebih dahulu perlu memahami sifat-sifat Tuhan di dalam Alkitab itu sendiri. Sifat-sifat Tuhan di dalam Alkitab ialah:

a) Tuhan tidak berdusta, tidak mengubah fikiran, Ia bertindak mengikut apa yang difirmankan-Nya dan Ia akan tetap memenuhi janji-Nya. "Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?" (Bilangan 23:19)

b) Tuhan menyukai ketertiban dan bukan kekacauan. "Allah ialah Allah yang suka akan ketertiban, bukan kekacauan." (1 Korintus 14:33)

c) Tuhan mengetahui segala-galanya "...Tuhan mengetahui semuanya." (Yohanes 21:17) "Tiada sesuatupun yang dapat disembunyikan daripada Allah. Segala sesuatu di alam semesta terbuka dan terbukti di sisi Allah." (Ibrani 4:13)

d) Tuhan bisa dipercayai "Allah bisa dipercayai." (1 Korintus 1:9) "..karena Allah bisa dipercayai dan Dia akan menepati janji-Nya." (Ibrani 10:23)

e) Tuhan tidak bertentangan dengan diri sendiri "Dia tidak dapat bertentangan dengan diri-Nya sendiri." (2 Timotius 2:13)

f) Tuhan tidak memerlukan pertolongan manusia "Dia (Tuhan) juga tidak memerlukan pertolongan manusia, karena dialah yang memberi hidup dan nafas serta segala sesuatu kepada manusia." (Kisah 17:25)

Dengan perkataan lain bahwa jika di dalam isi Alkitab (Bibel) itu banyak terdapat pertentangan maka Alkitab! itu sendiri bukan wahyu Allah mengikut garis panduan yang ditetapkan oleh Alkitab itu sendiri. Oleh itu marilah kita membaca beberapa ayat di dalam Alkitab dengan teliti dan hati-hati sehingga dapat menyimpulkan apakah isi Alkitab itu banyak pertentangan atau tidak.

Di bawah ini adalah beberapa contoh isi Alkitab yang bertentangan antara ayat yang satu dengan ayat yang lainnya:

1. Tentang Bilangan Orang Aram Samuel 10:18 "tetapi orang Aram itu lari dari hadapan orang Israel, dan Daud membunuh dari orang Aram itu TUJUH RATUS ekor kuda kereta dan empat puluh ribu orang PASUKAN BERKUDA. Sobakh, panglima tentara mereka, dilukainya sedemikian, hingga ia mati di sana." Ini bertentangan dengan: Tawarikh 19:18 "tetapi orang Aram itu lari dari hadapan orang Israel, dan Daud membunuh dari orang Aram itu TUJUH RIBU ekor kuda kereta dan empat puluh ribu orang PASUKAN BERJALAN KAKI; juga Sofakh, panglima tentara itu, dibunuhnya."

2. Tentang Tebal "Laut" Raja-Raja 7:26 Tebal "laut" itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. "Laut" itu dapat memuat DUA RIBU bat air. Ini bertentangan dengan:Tawarikh 4:5 Tebal "laut" itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. "Laut" itu dapat memuat TIGA RIBU bat air.

3. Tentang Bilangan Kandang Kuda/Kuda Milik Salomo Raja-Raja 4:26 "Lagi pula Salomo mempunyai kuda EMPAT PULUH RIBU kandang untuk kereta-keretanya dan dua belas ribu orang berkuda." Ini bertentangan dengan: Tawarikh 9:25 "Salomo mempunyai juga EMPAT RIBU kandang untuk kuda-kudanya dan kereta-keretanya dan dua belas ribu orang berkuda, yang ditempatkan dalam kota-kota kereta dan dekat raja di Yerusalem."

4. Tentang Anak Raja Hamat Tawarikh 18:9 "Ketika didengar Tou, raja Hamat, bahwa Daud telah memukul kalah seluruh tentara Hadadezer, maka Tou mengutus Yoram, anaknya, kepada raja Daud untuk menyampaikan salam dan mengucapkan selamat kepadanya, karena ia telah berperang melawan Hadadezer dan memukul dia kalah, sebab Hadadezer sering memerangi Tou. Dan Yoram membawa barang-barang perak, emas dan tembaga." Ini bertentangan dengan: Samuel 8:9-10 "Ketika didengar Tou, raja Hamat, bahwa Daud telah memukul kalah seluruh tentara Hadadezer, raja Zoba, maka ia mengutus Hadoram, anaknya, kepada raja Daud untuk menyampaikan salam dan mengucapkan selamat kepadanya, karena ia telah berperang melawan Hadadezer dan memukul dia kalah, sebab Hadadezer sering memerangi Tou. Dan Hadoram membawa pelbagai barang-barang emas, perak dan tembaga."

5. Tentang Kota-Kota Raja Hadadezer Tawarikh 18:8 "Selain itu Raja Daud juga menjarah banyak Bangsa dari Tibhat dan Kun, kota-kota yang dahulu dikuasai oleh Raja Hadadezer." Ini bertentangan dengan: Samuel 8:8 "Dan dari Betah dan dari Berotai, yaitu kota-kotanya Hadadezer, raja Daud mengangkut amat banyak tembaga."

6. Tentang Bilangan bani Arakh TUJUH RATUS TUJUH PULUH LIMA orang (Ezra 2:5) Ini bertentangan dengan: Bilangan Bani Arakh ENAM RATUS LIMA PULUH DUA orang (Nehemia 7:10)

7. Pernahkah Orang Melihat Allah? Yohanes 1:18 "Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya." Ini bertentangan dengan: Kejadian 18:1 "Kemudian Tuhan menampakkan diri kepada Abraham dekat pohon tarbantin di Mamre, sedang ia duduk di pintu kemahnya waktu hari panas terik."

8. Tentang Siapa Yang Melihat Allah Akan Mati Keluaran 33:20 "Lagi firman-Nya: 'Engkau tidak bisa melihat Wajah-Ku, karena tiada manusia yang tetap hidup setelah melihat wajah-Ku'" Ini bertentangan dengan: Kejadian 32:30 "Yakub berkata, 'Aku sudah bertemu muka dengan Allah dan aku masih hidup' oleh itu ia menamakan tempat itu Pniel"

Sebenarnya masih banyak lagi pertentangan di! dalam ayat-ayat Bibel tetapi penulis cukupkan sampai di sini saja. Pertentangan-pertentangan ini telah menafikan keseluruhan isi Alkitab itu dari Allah, sebaliknya telah dicemari oleh tangan-tangan manusia. TIDAK ADA SEORANG PUN MANUSIA TERMASUK PAUS SEKALIPUN yang dapat memastikan di antara ayat-ayat yang bertentangan itu ayat yang manakah sebenarnya yang merupakan firman Allah, mustahil kedua-dua ayat yang bertentangan itu datangnya dari Allah karena Allah tidak suka akan kekeliruan sebaliknya Dia lebih menyukai akan ketertiban, dan Dia pasti tidak akan berdusta dan mengubah fikiran seperti yang telah dinyatakan di atas.

Kalau penganut-penganut Kristian masih menganggap bahwa keseluruhan isi Alkitab itu daripada Allah, apakah mereka menuduhkan kesalahan-kesalahan dalam Alkitab kepada Tuhan? Adakah Tuhan berbuat salah? Sebaliknya jika mereka menafikan yang kesalahan-kesalahan itu datangnya dari Allah, secara tidak langsung mereka telah mengakui bahwa kandungan Alkitab telah dicemari oleh tangan-tangan manusia. Jadi ayat-ayat yang saling bertentangan itu bukan datangnya daripada Allah tetapi sebaliknya daripada manusia sendiri.

Pertentangan-pertentangan ayat di atas sudah cukup untuk menjadi bukti bahwa Alkitab telah mengalami banyak perubahan. "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. (Wahyu 22:18 -19)

Ada juga alasan-alasan dari pihak Kristian yang pertentangan itu masalah kecil dan tidak menjejaskan kepercayaan ataupun keimanan. Sebenarnya tidak timbul persoalan baik pertentangan itu masalah kecil ataupun besar karena jika ada walau satu kesalahan di dalam sesebuah kitab yang dikatakan suci itu maka kitab itu tidak boleh dipanggil suci lagi dan itu tentulah bukan wahyu dari Allah. Al-Kitab juga menekankan hal ini: "Siapa yang tidak jujur dalam perkara kecil, tidak akan jujur dalam perkara besar" (Lukas 16:10)

Malah, ahli teologi dari kalangan orang-orang Kristian sendiri mengakui tentang banyaknya ! kesalahan dalam Alkitab. Dr G.C Van Niftrik dan Ds B.Y Boland menulis di dalam buku mereka Dogmatika Masa Kini bahwa, "Kita tidak usah malu bahwa terdapat berbagai kesalahan dalam Alkitab, kesalahan dalam angka-angka, perhitungan, tahun dan fakta-fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kesalahan-kesalahan itu berdasarkan caranya isi Alkitab telah disampaikan kepada kita, sehingga dapat kita berkata dalam naskah asli tentulah tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kesalahan-kesalahan itu barulah kemudian terjadi didalam salinan-salinan naskah itu."

Jadi ajaran-ajaran Alkitab amat diragukan untuk dijadikan hujah dan dalil bagi amalan dan pegangan (akidah) seseorang manusia ! karena ia telah ternyata dicemari oleh akal perbuatan manusia. Keputusannya terserah kepada anda. Apakah akan tetap mengikuti kitab suci yang tidak lagi suci atau beralih kepada yang sudah dipastikan dan dibuktikan keasliannya ?. Kalau ada yang asli mengapa memilih yang palsu ? Apalagi kitab suci bajakan. [ Mohd Elfie Nieshaem Juferi / fatimah.org ]


- READ MORE -